Menepis Segala Rintangan Ala A. A. Made Djelantik

Bagaimana sebuah budaya dari Timur bertemu dengan pemikiran orang dari barat? Ini lah yang terjadi pada sosok tokoh A. A Made Djelantik yang diceritakan oleh Idanna Pucci. Seorang penulis dari Italia. Sebuah narasi indah mengalun bersama visual lukisan yang dibuat oleh Dr. Djelantik sendiri pada sebuah buku biografi yang digubah sedemikian rupa layaknya sebuah dongeng modern.

Walaupun dikatakan sebagai dongeng, semua kisahnya adalah nyata. Idanna memiliki taste yang baik dalam membumikan kisah pangeran muda dari Raja terakhir Karangasem. Seorang yang pada awalnya adalah seorang anak penguasa yang tinggal di sebuah puri di kaki gunung Agung hingga keputusannya untuk mengabdi sebagai dokter yang membuat dirinya berpindah menuju beberapa belahan dunia.

Lahir dan besar di momen penjajahan kolonial, Dr. Djelantik lalu melewati waktu waktu sakral dunia layaknya momentum perang dunia II, bencana Gunung Agung, pemberontakan Palestina, kemerdekaan Indonesia, penjajahan PKI, hingga Indonesia memasuki jaman demokrasi.

Di akhir pensiunnya, Dr. Djelantik bernostalgia dengan menorehkan kembali minatnya yang tertunda pada seni lukis beberapa tahun lalu. Lukisan lukisan ini yang kemudian mengantarkan cerita yang dirangkai oleh Idanna Pucci terhadap karakter A. A. Made Djelantik. Sebuah dongeng modern tentang seorang pangeran yang selalu dilindungi dari marabahaya dalam misi nya membuat dunia sekitarnya menjadi lebih baik. Kisah tentang seorang Putra Raja yang mampu menepis segala rintangan.

Terima kasih untuk bukunya, Bentara Budaya Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *