Saudara Tua Lombok

Lombok memang memiliki kemiripan dengan Bali. Terlebih karena Lombok pernah berkaitan dengan Bali melalui kerajaan Karangasem. Berkunjung ke Lombok ibaratnya berkunjung ke rumah saudara tua. Kesamaan daerah yang begitu ‘Bali’ dapat ditemukan di beberapa tempat di Lombok. Seperti Cakranegara. Diluar dari itu, Lombok memiliki identitasnya sendiri.

Sekian kalinya ke Lombok seperti memberikan wawasan baru akan Nusantara. Kebanyakan daerah di Lombok masih terasa sepi, (jika dibandingkan dengan Bali yang semakin padat dari hari ke hari) namun justru ini menimbulkan nuansa nostalgia yang menggebu.

Seingat saya, ketika Bali tidak terlalu bising seperti sekarang, rumah saya terasa seperti suasana di Lombok. Sepi. Tenang. Nyaman. Masih bebas berkeliling di jalan atau pekarangan luas. Ketika malam menjelang pun, riuh kegiatan seakan menurut pada senjakala. Ritme ikut menjadi pelan seperti malam tenang yang menggantikan semangatnya siang.

Dalam kesempatan untuk memenuhi undangan kawan berkunjung ke Lombok dan menyinggahi kediamannya, saya diajak untuk menikmati suasana lombok yang bersahabat. Sambil sesekali menjadi ‘turis’ dalam perjalanan wisata seperti menuju Taman Narmada dan lainnya.

Terkadang hal sederhana ini menjadi begitu berbekas. Walau hanya 2 hari 1 malam, terasa cukup untuk membuat diri menjadi lebih baik. Dalam merasakan. Untuk menghargai. Memahami dunia di luar dari rumah kita. Melalui Lombok, salah satunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *