Semua Teroris Tidak Beragama!

Ini murni teror! Bukan lagi sekedar beda ideologi, extremis kepercayaan dan suka tidak suka. Ini kejahatan kemanusiaan!

Pagi ini berita duka kembali datang dari salah satu daerah di Indonesia. Surabaya. Terjadi bom bunuh diri yang menyasar para jemaat gereja. Yang membuat geram adalah kejadian ini terjadi secara simultan berselang beberapa menit dari satu tempat ke tempat lain. Seketika berhamburan berbagai foto dan video yang memperlihatkan situasi terkini. Untuk yang pertama, please, kawan kawan yang telah mendapat bukti visual tersebut dalam smartphone / tablet, mohon jangan menyebarkannya ke grup whatsapp atau lewat media chat lain. Karena menyebarkan foto / video perusakan atau korban adalah hal yang menyenangkan teroris. Ini adalah salah satu tujuan dari teroris yang dimana adalah wujud teror dan provokasi. Tentu kita tidak ingin menjadi alat dari teroris biadab itu.

Kedua, kita tidak lagi berbicara masalah agama yang dianut, misi yang dibawa atau alasan apapun yang membenarkan aksi terorisme. Aksi teror adalah aksi teror! Perbuatan mengambil nyawa seseorang adalah perbuatan yang sangat jahat. Tidak ada satu agama pun di dunia yang membenarkan pembunuhan. Kita hidup di dunia beradab. Penyelesaian masalah tidak perlu sambil membawa bom dan menyerang orang yang sedang berdoa pada Tuhannya. Ini berlaku untuk agama apa saja. Karena secara logika, agama memanusiakan manusia. Bukan sebaliknya. Disini sudah jelas, agama digunakan oleh mereka untuk kepentingan yang sebenarnya jauh dari agama itu sendiri. Karena teroris tidak beragama.

Ketiga. Aksi terorisme adalah untuk menyebar teror dan memecah belah. Ingatlah kawan. Negeri kita telah terbangun dari keringat dan darah para pejuang pendahulu. Demi menegakkan hak yang terampas dari para penjajah bagi anak bangsa kita sendiri. Negeri kita adalah negeri yang kaya. Ada tambang, ada lautan dengan kekayaan maritim, sawah, tanah produktif dan segala macamnya yang sebenarnya mampu membuat kita berdikari. Banyak pihak yang ingin mengambil keuntungan ini. Aksi terorisme memiliki misi yang sama. Hanya menggunakan isu berbeda. Bayangkan jika kita ketakutan dan terpecah belah oleh aksi mereka, kita akan terjajah kembali. Memang tidak terlihat, tapi saat berbicara tentang uang dan kekuasaan, semua menjadi mungkin. Jika masih ragu, silakan coba dijawab, dari mana para pengebom mendapatkan bahan peledak dan secara taktis melakukan pengeboman beruntun? Perlu berapa lama mereka dilatih (dicuci otak) agar mau melakukan hal itu? Ini adalah gerakan profesional. Yang memerlukan pengorbanan waktu, tenaga dan uang. Apakah tujuannya adalah menegakkan kebenaran suatu agama? Saya rasa tidak. Karena saya ingat ucapan seseorang, Tuhan tidak perlu dibela oleh ciptaanNya. Karena Beliau tentunya melebihi kita sebagai manusia.

Indonesia adalah negara yang kuat. Kita berkali – kali diserbu dan diteror bermacam rupa, tapi kita tetap kuat berdiri. Mari buktikan bahwa kita, Generasi Indonesia, adalah generasi yang Kuat. Yang akan selalu ada bagi pertiwi Nusantara. Kami Tidak Takut Teroris!

*semua gambar dipinjam pakai dari masyarakat yang ingin agar teror ini segera berakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *